SIAPA SEBENARNYA MANG ASEP
Mang asep hidup sederhana dengan istri dan anaknya di sebuah kampung...
Hidup mang asep tiba tiba selalu di teror oleh para defkolektor, karena mang asep memiliki banyak hutang.
Suatu hari para penagih hutang berbadan besar datang untuk menagih hutang mang asep, namun ketika mereka tiba di rumah, mang asep tidak ada di rumah hanya ada anak dan istrinya.
Lelaki berbadan besar itu marah kepada istri mang asep sampai mereka menembak istri dan anak itu sampai meninggal.
Ketika mang asep pulang, alangkah terkejutnya mang asep melihat anak dan istrinya sudah bersimbah darah.
Kejadian itu membuat mang asep trauma..sehingga kejiwaannya terganggu..
Warga di sekitar mengabarkan bahwa mang asep meninggal gantung diri, setelah beberapa warga mati secara misterius.
Rumah rumah itu kosong karena penghuninya mati dengan tragis dan tidak ada yang tahu siapa di balik pembantaian warga kampung itu.
Mereka hanya mengira bahwa arwah Marni istri mang asep yang membunuh warga warga disana.
Padahal bukan, bukan arwah marni yang membunuh warga di sana, melainkan mang asep lah dalang di balik pembantaian warga kampung itu.
Kenapa Mang Asep melakukan itu ???
Kenapa warga mengira Mang asep sudah meninggal ??
Ternyata mang Asep melakukan itu karena kesal tetangga di sekitar rumahnya tidak pernah memberi pinjaman uang sedikit pun kepada Asep.
Lantas saat Mang asep melihat anak dan istrinya di bunuh secara tragis...Asep kesal karena tetangganya tidak pernah membantu Asep saat dirinya kesusahan.
Dengan rasa depresi dan stres mang Asep melakukan pembantaian satu persatu warga di sana, dan membawa jasad mereka ke tepi kaki gunung sangkabuana.
Berharap tidak ada yang mengetahui aksi kejinya itu,Mang Asep jarang sekali pulang, sehingga warga mengira Asep sudah meninggal.
Lalu Apakah arwah boneka itu adalah Marni istri mang Asep ??
Komentar
Posting Komentar